![]() |
Gambar : Ilustrasi |
KarawangNews.com - Ramai beredar di medsos terkait dugaan pemotongan honor daerah (honda) guru ngaji dan madrasah di berbagai wilayah Kabupaten Karawang. Salah satunya di Kecamatan Kutawaluya, berhembus kencang isu rencana pemotongan honda para guru madrasah sebesar 200 ribu rupiah, dengan dalih kegiatan ziarah bersama pasca lebaran.
Menurut narasumber yang identitasnya minta dirahasiakan, rencana pemotongan tersebut dilakukan oleh oknum pengurus forum di Kecamatan Kutawaluya dan akan di kolektif oleh para ketua di tiap-tiap desa setelah pencairan di hari selasa, (09/03/2025) esok.
"Kemaren teh, denger infonya mah ziarah hari senen, bulan april tanggal 9, habis lebaran. Itu untuk kepsek, udah otomatis itu potongannya. Kalo dari banknya mah 1,2 juta dari banknya mah, cuma nanti biasa (setelah pencairan, red) sama ketuanya suruh kumpulin dimana," ungkap narasumber tersebut.
Dikonfirmasi terkait kabar tersebut, Camat Kutawaluya Ade Setiawan, meminta agar kejadian tersebut dilaporkan langsung kepada dirinya bila memang ada indikasi terkait pemotongan honor guru ngaji, amil, marbot dan guru madrasah di wilayah Kecamatan Kutawaluya.
"Jangan sampai nunggu terjadi pemotongan, guru-guru jangan mau dipotong, kalo memang sudah ada indikasi sampaikan saja. Bilang sama gurunya, lapor ke saya detailnya seperti apa," kata Ade kepada KarawangNews.
Sementara, terkait ramainya dugaan pemotongan honor guru ngaji dan madrasah di berbagai kecamatan di wilayah Karawang, Sekretaris II Satgas Saber Pungli UPP Karawang AKP Joko Suwito, mengaku akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut kepada pokja terkait.
"Makasih infonya, nanti kita sampaikan ke pokja-pokja untuk ditindak lanjuti," pungkas Joko. (Red)